-
Ubol Alung, Permata di Keruh Sungai Sembakung
Kabut baru saja menyingkir dari barisan pepohonan hutan di pedalaman Kalimantan Utara. Di kejauhan sana, monyet Wahwah (Hylobates muelleri) melantunkan nyanyiannya mengiringi matahari yang beranjak meninggi. Saya, yah saya, yang tengah tinggal di Desa Ubol Alung, baru saja membuka mata dan beranjak ke beranda kantor desa. Tujuannya sederhana saja: menggeliat sembari menguap dan menghirup udara… — read more
-
Gorontalo, Merdeka Sebelum Indonesia
Gorontalo merupakan provinsi keempat yang terbentuk setelah Orde Baru tumbang. Provinsi ini resmi berpisah dari induknya Sulawesi Utara pada 2000 silam. Alasannya sederhana, Gorontalo ingin lebih sejahtera. Pasalnya, dominasi suku Minahasa di pemerintahan Sulawesi Utara membuat daerah Gorontalo menjadi salah satu daerah tertinggal di Sulawesi pada masa Orde Baru. — read more
-
Tak Ada Kacang, Tak Ada Pacaran
Dalam Bahasa Gorontalo, Pohuwato berarti “Tempat orang-orang berjalan”. Disebut demikian, karena pada masa lalu, Pohuwato merupakan tempat singgah orang-orang yang berjalan dari Kota Gorontalo modern menuju kota-kota besar lainnya di Sulawesi, seperti: Palu dan Makassar. — read more
-
Asal Jawa, Lidah Gorontalo
Meskipun berada di wilayah Gorontalo, tetapi kebanyakan orang-orang di Taluditi, Pohuwato, justru berkomunikasi dengan bahasa Jawa. Bahkan, di beberapa desa, kita bisa dengan mudah menemui kesenian khas jawa, seperti: wayang kulit. Pasalnya, kecamatan Taluditi merupakan satu dari dua wilayah transmigrasi di Kabupaten Pohuwato, Gorotalo. — read more
-
Tuhan, Titip Saudara Saya!
Laju bus jurusan Tasikmalaya-Jakarta yang saya tumpangi harus berhenti di bilangan jembatan layang Rajapolah, malam itu. Sebabnya sepele, saya enggan membayar ongkos bus eksekutif yang mensyaratkan penumpangnya membayar dengan tarif penuh sampai tujuan akhir. Padahal, saya hanya menempuh setengah perjalanan dan hendak turun di bilangan Cileunyi, Bandung. — read more
-
Eva dan Evi: "TwiRies, Inilah Kisah Kami Berdua!"
Ringan, menghibur, sekaligus menggemaskan. Penilaian ini rasanya cocok untuk dialamatkan kepada buku TwiRies: The Freaky Twins Diaries buah karya si kembar Eva Sri Rahayu dan Evi Sri Rezeki. Membacanya, membuat kita terinspirasi sekaligus terpingkal-pingkal dengan kepolosan dan kejahilan novelis dan blogger kembar asal Bandung ini. — read more
-
Berkawan dengan Bisnis Barang Bekas, Berkawan dengan ASUS ET2040IUK
Kawasan di sekitar kampus selalu penuh dengan mahasiswa dan ragam kebutuhannya. Selain tempat tinggal dan penganan untuk mengisi perut, para mahasiswa juga kerap membutuhkan banyak sekali perabotan asrama dan barang-barang lainnya yang mendukung aktivitas mereka sebagai mahasiswa. Membeli baru, tentu mahal. Eh, bagaimana bila membeli barang bekas? Hal satu ini yang jarang ada. Dan tentunya,… — read more
-
Bertemu Dua Almarhum
Dalam sepekan terakhir ini, saya bertemu dengan dua almarhum. Disebut demikian, karena keduanya memang sudah berada di alam kubur. Kedua almarhum tersebut adalah om Sukar Samsudi dan kang Danny Akung. Tentunya, saya tidak bertemu mereka di alam dunia, melainkan dalam mimpi. — read more
-
ASUS ZenPower, Si Mungil Elegan yang Powerfull
Ternyata, tulisan saya tentang ponsel ASUS Zenfone 2 Laser 6.0 ZE601KL berbuntut sebuah ASUS ZenPower berukuran 9600 mAh. Tulisan saya terpilih sebagai pemenang pekanan dalam Lomba Rewriting Siaran Pers ASUS-Rilisiana. Pada akhir periode perlombaan, panitia akan memilih satu tulisan terbaik. Nantinya, penulis yang beruntung tersebut berhak untuk mendapatkan sebuah ASUS Zenfone 2 Laser 6.0 ZE601KL. — read more
